HISTORY (you may skip it)
Saya sudah lama tergantung dengan ebook karena sering kali buku yang saya butuhkan belum tersedia di toko buku di Bandung/Jakarta, termasuk belum tersedia di tempat favorite mahasiswa Bandung (Dunia Baru), kalau pesan diluar kelamaan, mahal diongkos kirim dan tidak semua toko buku online mau kirim ke Indonesia.
Biasanya saya membaca pake PDA, tapi penuh penderitaan karena harus scroll horizontal, kebanyakan buku yang saya baca adalah buku komputer yang formatnya PDF, dulu PDF belum support reflow, setelah support pun buku-buku teknis/komputer tidak nyaman untuk dibaca di PDA yang layarnya 3-4in resolusi QVGA. Solusi lain di print, itulah kenapa saya rela memenuhi kamar kos saya yang sempit dengan printer laser segede gaban.
Tahun 2007 saya dengar kabar dimilis sony menjual Libre versi Amerika PRS-500 (support huruf Latin), emang sebelumnya sudah banyak ebook reader kaya gini tapi PRS-500, pertama kali batrenya awet dan harganya lebih terjangkau, jadi tanpa pikir panjang saya cari orang yang mau kirim ke Indonesia, karena sebenarnya benda itu hanya untuk di Jual di Amerika. waktu itu harga aslinya USD 180 tapi untuk sampai saya miliki habis hampir 3jt, termasuk ongkos kirim dan pajak masuk.
Begitu barang itu datang saya dengan antusias langsung memasukan ebook Pdf saya kesitu. Tapi ternyata tidak terlalu nyaman karena layar Diagonal 6 in masih terlalu kecil untuk buku-buku komputer PDF yang disiapkan untuk ukuran A4 (8.3 × 11.7 in). E-reader pun jadi useless waktu itu belum ada calibre, Sampai sekarang pun calibre tidak banyak membantu untuk buku komputer yang formatnya PDF. mengubah buku komputer dari PDF ke format sejenis HTML (mobi, epub, plucker) benar-benar ide buruk, notasi-notasi Matematik, table, gambar, code program ancur semua, jadi solusinya kalau egak dijadikan image ya harus tetap PDF.
TIPS
Tips membaca ebook nyaman adalah mengurangi atau menghilangkan horizontal scroll, kemudian menghilangkan kebutuhan zoom-in/out, untuk itu dibutuhkan layar minimal diagonal 11in, IPAD yang 9,7in pun masih tidak terlalu nyaman, huruf seperti pangkat (superscript/subscript) tetap sulit dibaca. Karena e-reader yang 11in seperti skiff masih susah, maka harus ada cara lain.
Berikut ini cara saya, kalau perhatikan buku pdf itu memiliki banyak space yang tidak terpakai/penting, Margin, header, footer merupakan bagian yang cukup makan space dan tidak telalu penting untuk ebook. margin ditujukan untuk ke indahan yang tidak dibutuhkan di ebook, karena layar sudah punya margin sendiri (casing). Header dan Footer biasanya berisi informasi yang gak penting, seperti title, halaman dan copyright, khusus halaman juga tidak penting, karena halaman yang akan digunakan adalah halaman versi aplikasi bukan yang tercetak di footer/header. perhatikan contoh berikut:

Nah kita bisa menggunakan PDF editor seperti Advanced PDF tools atau Ghostscript untuk membuang margin,header dan footer, berikut cara saya melakukannya dengan Advanced PDF Tool, saya men-zoom content aja, sehingga margin, header dan footer hilang.

hasilnya

sekarang ebook enak dibaca di layar ukuran 9,7in seperti IPAD atau Kindle DX.{ tapi karena ebook reader saya ukurannya 6-7in maka saya memproses lanjut dengan memotong ebook tersebut menjadi 2 perhalaman, dengan setting berikut (menggunakan aplikasi lain khusus sony prs-500)

jadi deh enak dibaca, walau berharap bisa punya yang seperti skiff. Maaf buat penggemar IPAD…setelah saya coba IPAD beberapa hari saya memutuskan tidak merekomendasikan benda itu jika tujuannya untuk baca buku seperti saya.
